Senin, 05 April 2021

PERUBAHAN

Sudah lama sekali rasanya aku tidak mengetikkan jariku pada keyboard laptop berwarna putih yang sering loading ini.
Melihat hal-hal yang sudah kubuat selama beberapa tahun yang lalu yang ternyata memang hanya tulisan jelek nan tidak jelas sama sekali.
Hari semakin hari bertambah buruk, bagiku.
COVID yang belum selesai entah kapan, ekonomi yang semakin menurun, pikiran kacau, kuliah yang sudah dilaksanakan secara online yang membuatku seperti orang bodoh karena jarang memperhatikan.
Bosan, datar, aku mengalaminya lagi.
Kehidupan yang tidak ada apa-apanya.
Tiduran setiap 24/7.
Bermain handphone terus menerus sampai mataku buram walau sudah memakai kacamata.
Aku benci.
Benci hidupku, benci diriku, benci sifatku.
Aku pemalas yang hanya ingin disuapi saja.
Melihat beratnya hidup, banyaknya rintangan membuatku membuka mata.
Tidak ada yang berarti.
Aku sungguh menginginkan ketenangan, kesepian.
Namun aku belum menginginkan kematian karna banyaknya dosa yang menempel pada tubuhku.
Sedih, kacau, depresi, stres, aku alami.
Aku tahan semua sesak di dada, pusing di kepala.
Menangis setiap malam, menonton hal yang tidak penting agar hanya aku tidak memikirkannya.
Haaaaaa.
Sedih sekali. Maka dari itu, aku putuskan untuk membuat cerita kembali.
Hal yang aku senangi dari dulu.
Cerita yang tidak pernah punya ending, haha.
Baiklah, mari kita berubah.
Menuju masa depan yang cerah.
Aku yakin pasti bisa.

Rabu, 06 Mei 2020

PERISTIWA SELAMA TAK ADA #2

Ini memang bukan hanya peristiwa saat tak ada kemarin namun peristiwa yang selalu membuatku mabuk setiap hari.

Pemikiranku sendiri.

Apa ya, aku ini passionnya apa gitu loh.
Yang kutau aku ini anak yang serba bisa. Bisa segalanya namun semuanya rata2 jadi kaya yaudah biasa aja.
Untungnya otak kiri dan kananku berjalan dengan lancar.
Yang aku pertanyakan hanyalah berubahnya otak kiri dan kananku dari kecil sampai sekarang.
Lebih dominan kesebelah mana itu sering berubah2.
Aku tau itu.
Gambar bisa walau tidak sehebat Ilham. Menulispun bisa walau tak sehebat Tsana. Membuat animasi bisa walau tak sehebat Dalang pelo. Mengedit video bisa walau tak sekeren Leni. Menyanyi, menari, photografy, maen pubg, membuat puisi, pantun, hampir semuanya bisa. hanya butuh latihan yang lebih banyak pasti aku akan pro. Aku hanya membutuhkan waktu yang tidak sedikit.
Namun satu masalahnya.
Karena kenetralanku itu dalam melakukan semua kegiatan aku tidak tau passionku, aku tidak tau apa yang akan membawaku menuju kesuksesan. Aku bingung.
Aku  bahkan tidak tau menau mengenai diriku sendiri.
Aku memang payah.
Untuk kelebihan kekuarangan saja aku tak mampu mengetahuinya.
Payah.
Sudahlah aku sudah tidak mood lagi, padahal sebelumnya aku mau bercerita lebih banyak lagi.
Selamat malam.

PERISTIWA SELAMA TAK ADA #1

Jika ditanya apakah ada kejadian yang mungkin masih diingat?
Ada, dan banyak.
Aku tidak banyak mengingatnya, hanya beberapa.
Salah satunya adalah rasa sukaku pada Dimas yang semakin menggebu.
Aku memang berbicara pada orang bahwa aku sudah tidak suka lagi padanya.
Itu hanyalah gimmick.
Aku tidak suka jika aku dijodoh2kan. Aku tidak suka dicie2in,
Yang aku mau hanyalah perhatian Dimas padaku.
Mungkin aku ini memang anak yang kurang ajar.
Aku melalui Kiki yang sudah lama menyukai Dimas dan yang pasti aku akan melukai hati Kiki jika dia tau bahwa aku dan Dimas saling menyukai.
Aku tidak tahu harus bagaimana.
Ini semua salahku.
Aku mengungkapkan duluan perasaanku pada Dimas dan akhirnya Dimaspun menyukaiku.
walau memang aku agak sedikit ragu bahwa Dimas menyukaiku.
Aku hanya beranggapan bahwa dia menyukaiku karena rasa kasihan padaku sehingga harus menghargaiku.
karena yang kutau Dimas sudah terkenal dengan sifatnya yang baik pada semua cewek dan baperin cewek.
Tapi karena memang sifat dianya yang baik pada semua orang jadi kadang ada beberapa cewek yang salah mengartikannya.
Bagaimana ya aku juga bingung.
Sampai hari ini pun aku dan Dimas tidak berstatus pacaran walau kita tau bahwa kita saling suka.
Dimas adalah orang yang tidak jelas dan tidak tegas
Dia tidak mengatakan apapun dan kata2nya hanya membuatku bingung seakan hanya aku yang menyukainya.
Aku juga tidak berharap pacaran karena memang pacaran sekelas itu sangat memuakkan.
Aku akan mengalami yang namanya di cie2in temen hahaha aku tidak mau itu.
Baiklaah, aku jalani saja hari2 ini sampai aku mampus.
Selamat malam.

#4 MEI

WOI DAH LAMA GUA GA NULIS DAN SELAMA INI YANG GUA ALAMI DARI TERAKHIR NULIS ITU KACAU BALAU

EMOSI JIWA GUA SAMPAI SEKARANG

COVID-19 LAH, GABISA NONGKRONG LAH, MENTAL MAKIN DOWN GARA2 DITEKEN SAMA KELUARGALAH, BERANTEM SAMA MAMAH LAH, INSECURE LIAT ORANG CANTIK2LAH, MAKIN SERING BEGADANGLAH, MAKIN BODO AMAT SAMA TUGAS KULIAH DAN MAKIN KOSONG OTAK GUA.

SERIOUSLY. GUA MARAH, GUA KECEWA, GUA SAKIT HATI, GUA DOWN.

SIAPA PENYEBABNYA? DIRI GUA SENDIRI YANG GAMAU BERUBAH. KEK TAI MALES BANGET GUA BUAT BERUBAH, LEBIH RAJIN LAH APALAH ITU SEMUA HANYA OMONG KOSONG.

GUA TAKUT SAMA MASA DEPAN GUA SERIUS, GUA TAKUT BANGET, GUA TAKUT BENER2 TAKUT, TAPI YA TETEP AJA GA ADA NIATAN GUA BUAT BERUBAH. BENER2 HARUS DITAMPAR DULU.

ANJING LAH.

GUA PENGEN NGOMONG KASAR SAMPAI BERJIBUN2. PENGEN NGELUAPIN EMOSI GUA. GUA GABISA SABAR. GUA GABISA NGELAKUIN APAPUN DAN GUA HANYA BISA NANGIS. SELEMAH ITU GUA YA ALLAH.

MAU MATI AJA, TAPI GAMAU. GUA TAU ITU SAKIT DAN GUA PASTI BERDOSA BESAR DAN ITU GA NGEBUAT MASALAH GUA SELESAI MALAH YANG ADA GUA MAKIN TERSIKSA NGELIAT ORANG YANG MASIH IDUPNYA ENTAR. GUA MASIH PENGEN MASUK SURGA WALAU GUA SELALU LIAT BOKEP DAN GAY. GUA MASIH PENGEN KETEMU NABI WALAU GUA NGEROKOK. GUA MASIH PENGEN KETEMU ALLAH WALAU DOSA GUA SEGUNUNG HIMALAYA.

APA YANG HARUS GUA LAKUIN?

GUA PENGEN DITAMPAR KERAS.

GUA HARUS BERUBAH, DARI SEKARANG. GABOLEH MALES. GABOLEH NGELEG.

BAY LAH. BESOK2 GUA BAKAL SERING CURHAT LAGI NIH DISINI BERHUBUNG GUA GAPUNYA TEMEN YANG MAU DENGERIN JADI GUA NULIS AJA BIAR GUA LEGA. SETIDAKNYA ADA TULISAN INI YANG NGELAMPIASIN AMARAH GUA.

OK.

Minggu, 01 Maret 2020

LELAH

Apa yang kau lihat?
Wajahku, bukan?
Sungguh sangat miris, aku bahkan menjadi perokok aktif baru-baru ini.
Karena aku butuh teman, sahabat, orang yang dapat memahami dan mendengarkanku.
Sungguh, entah kenapa rasanya sesakit ini.
Sesak sekali di dada ini.
Entah karena memang pikiranku yang sudah memikirkan kemana-mana, entah karena perasaanku yang sedang sensitif akhir-akhir ini.
Tidak dapat bekerja dengan maksimal, pandangan orang-orang terhadapku, ketidakpercayaan seorang ibu padaku, perkataan menyakitkan dari kawan-kawanku, untuk mengedit sebuah design saja aku memakan waktu lama, lalu kenapa dulu aku ngebet masuk kominfo, organisasi?
Aku senang rasanya.
Awalnya saja.
Semuanya perlahan berubah.
Aku mulai mendapatkan kawan baru, mulai mendapatkan pengalaman-pengalaman yang baru, tapi sungguh ditatap seperti 'kau itu hanya sampah, gausah sok sok an' adalah hal yang menakutkan bagiku.
Aku seperti tidak dipedulikan lagi oleh kawan-kawanku yang sekelas, seperti mereka menjauhiku karena aku masuk organisasi. Walau memang dari dulupun tidak ada yang mendengarkanku.
Siapa? Tidak ada! Semua tidakada yang peduli padaku.
Dosaku sudah banyak, aku takut Allah pun mengabaikanku.
Aku hanya, tidak tau harus bagaimana.
Aku hanya ingin dipeluk dan ditenangkan juga diucapkan bahwa semuanya akan baik-baik saja.
Aku hanya ingin ada orang yg bilang aku berguna, aku bukan sampah, aku berguna.
Aku kesal sekali, sakit hati.
Memang pada akhirnyapun aku akan sendiri tapi rasanya sesusah ini.
Serumit ini.
Aku tidak tahu.

Selasa, 04 Februari 2020

#4 FEBRUARI

Masih banyak yang harus kupelajari.
Seriously, this make me crazy.
Ilmu yang masih cetek, pengalaman yang tidak sebanding dengan orang lain.
Aku masih noob. Sangat noob.
Awalnya aku minder, serius deh, aku telat banget.
Tapi aku akan terus berusaha untuk kedepannya.
Pikiranku kini terbagi menjadi beberapa picisan.
Seperti tentang keterampilanku, kekreatifanku.
Selain itu, akademispun aku pikirkan karena memang aku masih merasa 0, tidak ada yang menyangkut.
Dan terakhir tentang pekerjaanku di KOMINFO sungguh sangat menguras pikiran,
Ini perjalananku. Aku tau. Waktu masih panjang, akupun baru memulai.
Tidak ada salahnya aku terus belajar. Aku akan bisa melewati semuanya. Mungkin dapat menjadi yang terdepan.
Ha, banyak sekali keinginanku.
Ingin menulis buku, membuat animasi, ipk 3+, membuat komik.
Sebenarnya akademis hanya cicilanku saja, haha. Karena aku masih berkuliah, dan bahkan materinya luar biasa jauh dengan yang aku inginkan tapi aku akan tetap belajar, berusaha.
Ya, berusaha dulu.
Mungkin hanya itu saja sih, aku tidak akan memperpanjang karena waktu akan berubah, bukan tanggal 4 lagi.
Bai, semoga semua keinginan dan cita-citaku tercapai.
Aku mungkin kedepannya tidak akan bercerita karena memang aku ingin fokus belajar.
Terimakasih, malam.

Senin, 03 Februari 2020

#3 FEBRUARI

Hari pertama masuk kampus setelah sekian lama liburan.
Liburan yang bahkan hanya ku isi dengan tiduran dan rebahan.
Tidak ada yang spesial.
Kecuali H-1 masuk (kemarin) syukuran 4 bulan teteh hamil.
Sejujurnya, aku sangat bahagia.
Setelah mendengar cerita teteh, mendengar curhatan teteh ke mamah.
Tidak, aku tidak bermaksud menguping.
Hanya saja rasa penasaranku yang meningkat dan ingin tahu apa yang teteh alami setelah pisah rumah dengan mamah.
Sejauh ini rumah tangganya baik-baik saja. Syukurlah.
Dulu yang kutau suaminya agak sedikit egois dan tidak peka.
Wajar sih, mereka tidak mengenal satu sama lain dengan waktu yang lama.
Hanya diperkenalkan lewat orang tuaku.
Untungnya, mereka saling cocok ya walaupun ada beberapa perdebatan yang mungkin sebatas rintangan dalam menjalani hubungan rumah tangga.
Bukankah akan membosankan jika hidup hanya berjalan lurus dan tidak ada tanjakan maupun turunan?
Sangat bosan! Aku saksinya.
Mungkin bisa dibilang aku salah satu korban hidup yang datar.
Bukan karena rintangannya yang tidak ada, hanya akunya saja yang tidak ingin memikirkannya.
Jadi, aku pikir datar sedikit haha.
Asal kau tau, aku sudah tidak sabar menantikan keponakanku yang berasal dari tetehku yang kedua itu.
Anak pertamanya.
Aku harap anak dan ibu itu akan baik-baik saja. Aamiin/
Apa yang harus ku ceritakan ya?
Tentunya hari ini ada perdebatan kecil antara diriku dan mamah.
Hanya karena penyakit yang ada di selangkanganku.
KESAL! AKU KESAL SEKALI!
Bagaimana aku menjalani hidup dengan semangat jika penyakitku seperti ini.
Rintangan yang langsung berat.
Yang membuat pikiranku sedikit buyar konsentrasi dan stres memikirkannya.
Aku, rasanya pengen, menghilang.
Ke pulau dimana aku bisa memperbaiki diriku.
Penyakit mataku, selangkanganku, kulitku, gigiku, gusiku.
Ah! Hanya sebuah khayalan.
Sudahlah aku mau mengerjakan tugas yang lain saja.
Fokus dulu kampus, haha.
Oke deh, bai!
NB : Aku mengubah cara tulisanku agar seperti diari di blog ini, tapi mungkin hanya hari ini :)